Sunday, 1 January 2012




Bayau Raven

Maafkan Aku Tuhan !
Hari ini, di sebuah bas, aku
melihat seorang gadis cantik
dengan rambut perang. Aku iri
hati melihatnya. Dia nampak
begitu ceria, dan kuharap aku
pun sama. Tiba-tiba dia
terhuyung-huyung berjalan. Dia
mempunyai satu kaki saja, dan
memakai tongkat kayu. Namun
ketika dia melintasiku - dia
tersenyum.
Oh Tuhan, maafkan aku bila aku
mengeluh, aku punya dua kaki,
dunia ini milikku.
Aku berhenti untuk membeli
bunga lili. Anak laki-laki
penjualnya begitu girang.
Aku berbicara padanya. Dia
nampak begitu gembira.
Seandainya aku terlambat,
tidaklah apa-apa. Ketika aku
pergi, dia berkata, “Terima kasih.
Engkau sudah begitu baik,
menyenangkan apabila berbicara
dengan orang sepertimu. Lihat
saya buta.”
Oh Tuhan, maafkan aku bila aku
mengeluh, aku punya dua mata,
dunia ini milikku.
Lalu, sementara berjalan. Aku
melihat seorang anak dengan
bola mata biru. Dia berdiri dan
melihat teman-temannya
bermain. Dia tidak tahu apa yang
bisa dilakukannya. Aku berhenti
sejenak, lalu berkata, “Mengapa
engkau tidak bermain dengan
yang lain, nak ?” Dia
memandang ke depan tanpa
bersuara,lalu aku tahu dia tidak
bisa mendengar.
Oh Tuhan, maafkan aku bila aku
mengeluh, aku punya dua
telinga, dunia ini milikku.
Dengan dua kaki untuk
membawa aku ke mana saja
yang aku mau.
Dengan dua mata untuk
memandang matahari terbenam.
Dengan dua telinga untuk
mendengar apa yang ingin
kudengar.
Oh Tuhan, maafkan aku bila aku
mengeluh, terima kasih Tuhan
untuk apa yang sudah engkau
berikan padaku.

No comments:

Post a Comment